Kata Astra Isuzu Soal Implementasi “DP” Nol Persen

Pada Juli 2016 lalu, pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggulirkan wacana uang muka (DP/down payment) nol persen, untuk pembelian kendaraan bermotor. Harapannya bisa merangsang pembiayaan kendaraan menjadi semakin tumbuh.

Menanggapi rencana pemerintah tersebut, Andy Dwi Zatmok, Marketing Sales Support Department  Head Astra Isuzu mengakui, kalau aturan tersebut, bisa berefek pada penjualan Isuzu, walaupun tidak terpengaruh untuk semua model. Karena masing-masing model miliki karakter pembelinya sendiri.

“Seperti untuk model truk Giga, konsumen yang membeli dengan kredit umumnya memiliki komposisi sangat besar dibanding tunai, sementara untuk Elf, 70 persen kredit dan 30 persen tunai. Lalu terakhir yaitu mobil penumpang, di mana antara kredit dan cash sudah seimbang,” ujar Andy, menjwab KompasOtomotif, Rabu (7/12/2016).

Andy melanjutkan, dari pemetaan itu, bisa dikatakan kalau DP nol persen bakal berpengaruh lebih besar pada segmen truk. Meski begitu, pihaknya bersama dengan pihak leasing (pembiayaan) masih akan menyeleksi ketat konsumen yang akan membeli unit.

“Bukan hanya DP nol persen, perbaikan perbaikan perekonomian juga masih sebagai parameter pertumbuhan penjulan. Karena kami tidak ingin berpikir jangka pendek, dan ingin berimbas baik dalam jangka panjang pada perusahaan pembiayaan, jadi kita akan pilih konsumen yang sehat,” ucap Andy.

“Memang trauma tahun lalu di mana perekonomian memburuk, mau tidak mau membuat leasing mengetatkan persyaratan dan semakin selektif. Jadi yang masih diharapkan adalah kondisi ekonomi yang semakin membaik pada tahun depan,” ujar Andy.